Dear ____ Temanku, yang maaf aku menyayangimu. Andai kamu tau, Seberapa besar peduli ku ke kamu. Betapa sulit nya aku untuk melawan rasa peduli ku,supaya aku tak lagi terlihat bodoh. Betapa sulit nya aku menahan untuk biasa melihat semua tentang mu yang tak lagi melihat ku. Betapa sakitnya untuk menipu, bermain total menyangkal, semua perasaan ini. Rasa ini ada. Baik aku maupun kamu, tak ada yg peduli. Jika kamu tau, akupun sudah tau jawabannya. Kamu akan tetap pada option pertama mu. Dia yang kamu lihat lekat lekat. Aku yang kamu lihat sepintas. Dia yang kamu korbankan. Aku yang berkorban demi kamu. Disini, sudah terjelaskan bodohnya aku. Maaf, dalam hal ini pun aku masih belum jujur. Jujur bahwa aku ternyata ada rasa yang tak biasa. Maaf, ..sudah telanjur nyaman. ..sudah terlanjur sayang. ..terlalu ambil hati dari semua tentang kamu. Bercanda kamu. Tawa kamu. Dan segalanya. Aku tau. Semua itu (tidak) serius. Tapi kamu tau imbas dari hal itu? Ru...